Parkir di Terminal Mojok #2: Sebuah Pledoi Redaktur Terminal Mojok

Tiap kali buka email redaksi, isinya bukan cuma naskah, tapi juga “surat cinta” yang nadanya beragam. Ada yang sopan bertanya, ada yang curhat habis diputusin pacar gara-gara naskah nggak tayang-tayang, sampai ada yang protes keras via WhatsApp: “Min, saya sudah baca syarat dan ketentuan 250 kali, kirim naskah sesuai gaya Mojok 49,5 kali, tapi kenapa […]


