RAT 2025
Saatnya kita menutup tahun dengan refleksi, tawa, dan udara dingin Bromo. Bersiaplah untuk perjalanan yang bukan sekadar rapat, tapi juga jeda, kebersamaan, dan energi baru untuk tahun depan.
16-18 November 2025
Sunrise di Bromo bukan cuma pemandangan, tapi semacam pernyataan hidup: bahwa setelah gelap, selalu ada cahaya yang muncul perlahan, pelan-pelan tapi pasti. Tahun ini, kita memilih cahaya itu sebagai saksi rapat akhir tahun, bukan lampu neon ruang meeting.
Di tengah lautan pasir dan dingin yang menusuk hidung, kita akan membicarakan arah langkah kantor. Di antara kabut dari kopi panas, strategi akan lahir, semoga bukan dari tekanan, tapi dari udara yang jujur.
Formatnya bebas, se-fleksibel kabut pagi di Bromo: kadang serius, kadang santai, kadang malah diselingi tawa di atas jeep yang berguncang seperti nasib Effendi yang bergetar karena disapa mantannya.
Rapat ini bukan sekadar evaluasi kerja. Ini tentang mencari kembali makna: apa itu bekerja. Pada akhirnya, juga soal menemukan cara baru untuk jatuh cinta, pada tim, pada ide, dan pada perjalanan itu sendiri.
Tahun 2025 menjadi fase penting bagi Mojok, bukan hanya karena berbagai capaian dan tantangan yang telah dilalui, tetapi juga karena hadirnya energi baru yang ikut menumbuhkan tubuh besar bernama Mojok. Di tengah arus digital yang berubah cepat, Mojok terus belajar menjaga jati diri, paling tidak terus berusaha menjadi media yang berpikir, menghibur, sekaligus mendidik, dengan cara yang khas dan berkarakter.
Rapat Akhir Tahun (RAT) Mojok 2025 bukan hanya agenda sakral, tapi diselenggarakan sebagai ruang bersama untuk menengok perjalanan satu tahun ke belakang, sekaligus menyiapkan peta jalan menuju 2026. Tidak hanya sebagai forum laporan dan evaluasi, rapat ini juga dirancang menjadi tempat berproses bersama, agar setiap kru dapat saling memahami arah, peran, dan tanggung jawabnya dalam mewujudkan target yang telah ditetapkan perusahaan.
Kali ini, RAT disusun dengan format yang lebih hidup dan partisipatif. Acara dibuka oleh teman-teman baru, atau diistilahkan Tim Pendorong, yang akan menyampaikan refleksi singkat tentang pertumbuhan Mojok dari perspektif masing-masing departemennya. Setelah itu, para Kepala Departemen akan memaparkan laporan tahun 2025 dan proyeksi kerja tahun 2026.
Di sela-sela sesi rapat, kegiatan healing dan penguatan tim disisipkan agar seluruh kru Mojok tak hanya pulang dengan rencana kerja, tetapi juga dengan semangat yang lebih utuh dan rasa keterhubungan yang lebih dalam.
RAT Mojok 2025 akan berlangsung pada 16–18 November 2025 di kawasan Bromo, Jawa Timur. Tempat ini dipilih bukan semata karena keindahannya, tetapi karena lanskapnya yang luas dan tenang memberi ruang bagi setiap kru untuk berhenti sejenak, berpikir ulang, dan menata arah dengan lebih jernih.
Selama tiga hari, kegiatan akan mengalir dari refleksi menuju perencanaan. Hari pertama menjadi panggung bagi Tim Pendorong untuk membuka rapat melalui pidato reflektif dari perspektif masing-masing departemen. Ini adalah bentuk simbolik bahwa pertumbuhan Mojok tidak hanya ditopang oleh pengalaman panjang, tetapi juga oleh semangat baru yang segar dan berani berpikir ulang.
Setelah sesi pembuka, para Kepala Departemen akan menyampaikan paparan tentang capaian dan dinamika kerja selama tahun 2025. Masing-masing akan membawa data, cerita, dan pembelajaran yang menjadi bekal untuk menyusun arah tahun 2026. Presentasi ini tidak hanya bersifat evaluatif, tetapi juga proyektif, menjawab pertanyaan besar tentang bagaimana Mojok bisa tumbuh lebih terarah, berdaya, dan berpengaruh dalam lanskap media yang terus bergerak, atau seminimal-minimalnya bagaimana departemen terus berada pada shiratal mustaqim /sampai pada target-target yang telah ditetapkan.
Di antara rangkaian rapat, diselipkan waktu untuk healing. Kegiatan yang dirancang untuk memperkuat hubungan antarkru. Kegiatan ini bukan semata rekreasi, tetapi juga memperdalam rasa kebersamaan. Yang kemarin salah paham. Yang kemarin sempat baku hantam. Yang kemarin sempat beradu otot leher. Biarkan itu melebur oleh pasir dan semerbak bau menyan Bromo. Dengan latar Bromo yang luas, kru Mojok diharapkan bisa menemukan kembali makna bekerja dalam tim:
Pada hari terakhir, seluruh peserta akan bersama-sama menyusun resolusi dan komitmen Mojok 2026. Hasil dari sesi ini akan dirangkum menjadi dokumen yang memuat arah kerja setiap departemen, rekomendasi lintas divisi, serta langkah strategis yang akan ditempuh perusahaan selama satu tahun ke depan.
Lebih dari sekadar forum kerja, RAT Mojok 2025 dimaksudkan sebagai ruang kesadaran bersama: bahwa tumbuh bukan hanya soal angka dan target, tetapi juga tentang cara menjaga makna di balik setiap pekerjaan. Dengan semangat reflektif dan rasa kebersamaan, manajemen berharap pertemuan ini menjadi titik temu antara yang sudah berjalan dan yang sedang diperjuangkan, antara masa lalu yang menguatkan dan masa depan yang menantang.
Salam hangat,
Timnas Operasional Mojok
klik biar muncul
Ini pembagian kamarnya ya...
-pencet ajah-
-pencet ajah-
-pencet ajah-
Kepala Suku
Pak Adit
Penanjakan Bromo
Padang Savana
Pasir Berbisik
Seruni Point
Semacam Maklumat
Wahai para pejuang deadline dan penakluk spreadsheet, menjelang rapat akhir tahun di Bromo, berikut beberapa titah kecil dari semesta (dan panitia):
Bukan dingin karena sikap mantan, tapi karena suhu bisa turun di bawah 10°C. Maka, bawalah jaket tebal, syal, sarung tangan, dan topi. Yang punya hoodie kebanggaan, ini saatnya unjuk gigi.
Lautan pasir Bromo itu indah, tapi juga penuh jebakan halus. Gunakan sepatu yang nyaman dan tertutup, karena gaya boleh santai, tapi langkah harus mantap.
Obat pribadi, power bank, dan cemilan penyemangat hidup. Ingat, sinyal bisa hilang, tapi rasa lapar selalu setia.
Kita memang di gunung, tapi tetap ada agenda serius. Jadi, siapkan pikiran yang jernih dan semangat yang hangat.
Kalau mau jalan-jalan sendiri, pastikan tetap terpantau rombongan. Jangan sampai sunrise tinggal cerita karena kamu nyasar ke kafe imajiner.
Karena tidak setiap rapat punya latar langit jingga dan suara alam yang jadi notulen.
Program Podcast terbaru Mojok yang dipandu oleh Butet Kartaredjasa dan Kepala Suku Mojok
Kanal User Generated Content terkurasi. Penulis bisa submit tulisan secara mandiri.
Kumpulan artikel yang menceritakan kisah mistis dan interaksi dengan yang tidak kasatmata.