EMAIL REDAKSI LAGI PANAS, LEBIH PANAS DARI ASPAL TERMINAL JOMBOR SIANG BOLONG!
Tiap kali buka dasbor, isinya bukan cuma naskah, tapi juga “surat cinta” yang nadanya beragam. Ada yang sopan bertanya, ada yang curhat habis diputusin pacar gara-gara naskah nggak tayang-tayang, sampai ada yang protes keras via WhatsApp:
“Min, saya sudah baca syarat dan ketentuan 250 kali, kirim naskah sesuai gaya Mojok 49,5 kali, tapi kenapa nggak ada satu pun yang naik! Gak ngerti lagi…”
Iya, kami paham. Menunggu naskah tayang itu memang lebih pedih daripada nunggu balasan “Iya” dari gebetan.
Selama ini, kita cuma bisa ketemu via Google Meet di kelas online. Tapi kami sadar, menjelaskan kenapa tulisanmu ditolak lewat layar itu rasanya hambar. Nggak ada tatap muka, nggak ada rasa sungkan, dan yang jelas nggak bisa sambil ngopi bareng.
Karena gelombang protes makin membesar—menggulung seperti ombak laut selatan—Mojok Institute x Terminal Mojok akhirnya memutuskan: Ya sudah, kita ketemu langsung saja!
Kita selesaikan urusan “parkir-memarkir” naskah ini secara jantan di acara:
KETOK MOJOK: MENULIS BERSAMA GRATIS (PARKIR DI TERMINAL)
Kali ini, kamu bakal dikuliahin (tapi santai) langsung sama trio maut Terminal:
PENTING: Tiketnya GRATIS, tapi slotnya terbatas cuma buat 15 Penumpang terpilih!
Kami nggak janji tulisanmu bakal langsung viral sejagat raya. Tapi kami jamin, pulang dari sini kamu nggak bakal bingung lagi mau mulai dari mana.
Daripada tulisanmu cuma “parkir” di folder dokumen, mending bawa ke sini. Siapa tahu, minggu depan namamu yang terpampang nyata di layar pembaca.
Yuk, gas! Jangan sampai ketinggalan bus!