Setelah sebelas tahun berdiri dan melewati satu dekade penuh satire, cerita, dan kegembiraan, Mojok kembali menggelar hajat akbar: Festival Mojok 2025. Tahun ini, Festival Mojok hadir dengan tema “Hiruk Pikuk Ruang Digital”.
Kita hidup di zaman di mana ruang digital jadi rumah kedua, sekaligus kadang-kadang jadi medan perang. Dari cuitan receh sampai debat serius, dari konten viral sampai kabar bohong, semua berdesakan di timeline kita. Festival Mojok 2025 ingin mengajak siapa pun yang pernah merasa lelah, tertawa, atau bahkan bingung di tengah riuhnya dunia digital—untuk berhenti sejenak, menengok, lalu merayakan bersama.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Festival Mojok bukan sekadar pentas hiburan. Ia adalah ruang bertemu: penulis, pembaca, seniman, pemikir, dan orang-orang yang percaya bahwa humor, kritik, serta obrolan hangat bisa jadi jalan keluar dari sumpeknya hidup modern.
Akan ada panggung musik, talkshow para pakar ilmu penuh makna, pertunjukan seni, lapak buku, hingga pasar jajanan. Semua diramu dengan cara Mojok: santai, jenaka, dan penuh kejutan.
Festival Mojok (Fesmo) merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Mojok, sebagai ruang pertemuan antara ide, ekspresi budaya, dan keresahan sosial yang dikemas dalam bentuk diskusi publik, pertunjukan seni, serta berbagai aktivitas interaktif yang melibatkan komunitas kreatif dan masyarakat umum.
Festival Mojok 2025 akan berlangsung pada 29–31 Agustus 2025. Kamu bisa datang sejak pukul 09.00. Tandai kalendernya, jangan sampai kelewatan.
Acara akan digelar di Kampoeng Media Jaban, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. Lokasi adem, suasananya asik, cocok untuk bercengkerama sambil belajar.
Tidak. Festival Mojok 2025 gratis dan terbuka untuk umum. Tinggal datang, bawa semangat, dan ikut meramaikan.
Cukup datang langsung ke lokasi.
Boleh banget. Festival ini ramah keluarga. Ada area yang aman untuk anak, jadi bisa jadi piknik sekaligus festival.
Ada. Panitia menyiapkan area parkir untuk motor dan mobil. Tapi kalau bisa, datanglah bareng teman biar lebih hemat tempat dan ramah lingkungan.
Di sekitar Ngaglik dan Sleman banyak pilihan penginapan, mulai dari homestay hingga hotel. Jadi buat yang datang dari luar kota, tenang saja.
Cukup bawa diri, dompet secukupnya buat jajan, serta hati yang siap ikut larut dalam hiruk pikuk ruang digital versi Mojok.
Program Podcast terbaru Mojok yang dipandu oleh Butet Kartaredjasa dan Kepala Suku Mojok
Kanal User Generated Content terkurasi. Penulis bisa submit tulisan secara mandiri.
Kumpulan artikel yang menceritakan kisah mistis dan interaksi dengan yang tidak kasatmata.